Rifky Apriadi

February 28, 2008

kirim email dengan program java

Filed under: Java

beberapa bulan yang lalu gw ngobrol sama teman yg msh kuliah d kmps gw tercinta! katanya dia dapet tugas suruh buat program java untuk ngirim email, mungkin telat ya kalo gw post sekarang? tapi biarin daripada ga sama sekali!! emoticon ok, nih programnya!

eh… tapi ini gw coba pake email kantor dan berhasil (ga bisa untuk yahoo) tau hostnya yahoo gw blom dapet! tapi sepertinya selain yahoo bisa deh!!

 

package send;

import java.util.Properties;
import javax.mail.Message;
import javax.mail.MessagingException;
import javax.mail.Session;
import javax.mail.Transport;
import javax.mail.internet.InternetAddress;
import javax.mail.internet.MimeMessage;

public class Sender2
{    
    
   public static void main(String[] args)
   {
      String host = "mail.kantor.com";
      
  //    String popHost = "pop.mail.yahoo.co.uk";
//      String from = "gw_ok@yahoo.com";
      
      String username = "gw_keren@kantor.com";
      String password = "adadeh";

      String recipientEmailAddress = "gw_ok@yahoo.com";
      
      String message_cc = "teman_gw@yahoo.co.id";
      
      
      Transport transport = null;
      
      try
      {
                    
         final InternetAddress sender    = new InternetAddress(username);
         final InternetAddress recipient = new InternetAddress(recipientEmailAddress);
         final InternetAddress ccAddress = new InternetAddress(message_cc);
         
         Properties properties = System.getProperties();
         properties.put("mail.smtp.auth", "true");
         properties.put("mail.smtp.host", host);
         properties.put("mail.smtp.port", "25");
         properties.put("mail.user", sender.getAddress());
         properties.put("mail.password", password);
      
         Session session = Session.getDefaultInstance(properties,null);
         session.setDebug(true);
         
//       Pop Authenticate yourself
  /*       Store store = session.getStore("pop3");
         store.connect(popHost, username, password); */
         
         MimeMessage message = new MimeMessage(session);
         message.setSubject("test subject");
         message.setText("test body program baru pake CC!!sorry");
         message.setFrom(sender);
         message.addRecipient(Message.RecipientType.TO, recipient);
         message.addRecipient(Message.RecipientType.CC, ccAddress);
         message.saveChanges();
         
        // Transport transport = session.getTransport(sender[0]);
         
         transport = session.getTransport("smtp");
         transport.connect(host, sender.getAddress(), password);
      //   transport.connect("smtp.mail.yahoo.com.sg",-1,sender.getAddress(), password);
         transport.sendMessage(message, message.getAllRecipients());
         transport.close();
      }
      catch (MessagingException e)
      {
          System.out.println("this is the error: " + e);
          e.printStackTrace();
      }
      finally
      {
         try
         {
            transport.close();
         }
         catch (Exception e)
         {}
      }
   }
}

 

ya.. klo teman-teman ada yang tau popHost untuk yahoo boleh dong di share biar kita sama-sama belajar!!

ok thx… 

bedanya orang kuliah IT(Komputer) dengan orang kursus Komputer (otodidak)

Filed under: Programming

Waktu kuliah ngambil jurusan IT, banyak temen dan saudara yang bilang "ngapain kamu ngambil jurusan itu? mending ngambil jurusan yg laen aja dan klo mau jago komputer mendingan kursus aja! 3 bulan udah jago deh!!"

miris juga yg tadinya semangat malah di patahin seperti itu! trus gw tanya aja ke dosen "pak kenapa ada jurusan ini? bukannya orang yang cuma kursus 3 bulan aja bisa buat program?"

trus dosen gw jawab dengan bijak "ok, bener bgt tuh kursus 3 bulan jago buat program! TAPI…" nah pake tapi tuh dosen ngomongnya!

"tapi ini bedanya kalian yang duduk di bangku kuliah jurusan ini sama teman kalian yang hanya kursus :

mereka emang hebat program, hanya itu! mereka juga hanya mengenal database dari luar aja! karena meraka sedikit teori dan langsung praktek! sedangkan kalian berawal dari teori, algoritma, sistem database, bisnis proses, ERD, Flochart dan teman - temannya akan di pelajari! secara extreem bedanya adalah bila membangun sebuah program mereka akan langsung coding, tanpa harus memikirkan ERDnya gimana, bisnis prosesnya seperti apa dan teman-temannya! sedangkan kalian yang pertama di kerjakan adalah sebaliknya, coding akan di taruh pada akhir pekerjaan! nah kira - kira seperti itulah sedikit gambaran dari saya!…"

dengan penjelasan yang singkat seperti itu akhirnya membuat saya merasa lega dengan keputusan untuk mengambil jurusan ini!!

oya, ini cuma gambaran aja! bukan maksud gw orang yang kuliah jurusan apa dan belajar komputer dengan kursus (otodidak) itu ga sehebat orang yg lulus dari jurusan IT lho!! banyak juga d dunia kerja itu programmer dari jurusan ekonomi, teknik industri dan lain-lai! mungkin mereka serius memperdalam ilmu komputer di selang kuliah atau setelah lulus dan mungkin tuntutan kerja!

ya, ini biar teman-teman yang ngambil jurusan IT dan niat mengambil jurusan ini tidak merasa seperti yg gw rasain di atas!

ok, cukup segitu dulu deh!! 

Dewi Khayalan

Filed under: Artikel

Nih artikel juga dapet dari milis!!! emoticon

jd maaf ya klo udah pernah baca!! (habis keren juga sih!!) 

 

Dewi Khayalan
Penulis : Marsahid Agung Sasongko

Wanita Suci…
Untukmu izinkan, kugoreskan pena, merangkai kata demi kata khusus untuk dirimu.
Mungkin aku memang tak romantis, tapi apa peduliku, kau tak mengenalku dan
memang tak perlu mengenalku. Tapi… tahukah engkau? Dalam setiap jarak yang tercipta,
ada letup kerinduan yang membuncah. Kerinduan akan sentuhan cinta yang kian menipis
dalam kehidupan hari ini.kerinduan akan ‘perhiasan terindah’ di tengah semakin
rendahnya harga diri dan kemuliaan kaum yang menjadi tiang negara.

Wanita Suci…
Kau terindah di antara bunga yang pernah aku temui. Kau teranggun di antara
dewi yang pernah aku jumpai. Begitu indah kau tercipta sebagai hawa.
Begitu anggun kau terlahir bagi adam. Tapi… bagiku kau bukan bunga,
tak mampu aku samakanmu dengan bunga–bunga yang terindah dan
terharum sekalipun. Bagiku manusia adalah makhluk tersempurna dan tertinggi.
Namun dirimu adalah yang tersempurna, tertinggi dan terindah karenanya
tak membutuhkan persamaan.

Wanita Suci…
Tahukah engkau? Dalam setiap lirikan yang tertatap, ada binarnya yang membekas
dan menggoreskan keinginan. Karenanya, jangan pernah kau biarkan aku
menatapmu penuh, sebab itu akan membuatku selalu mengingatmu.
Berarti memenuhi otakku dengan inginkanmu meski hanya bayang.
Berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding anganku.
Menjadikanku berhasrat sepenuh hati, sepenuh jiwa, sesemangat mentari.
Kasihan bayangmu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh dengan lumpur,
dirimu terlalu suci, terlalu mulia.

Wanita Suci…
Dalam setiap senyummu yang terkembang, ada jejaknya yang senantiasa
melintas di pikiran. Maka, jangan pernah kau tatapku penuh, bahkan kau
tak perlu lirikkan matamu untuk melihatku. Bukan karena aku bertampang macho
seperti Zorro, atau memiliki tubuh seperti Rambo. Juga bukan karena aku
terlalu indah, sama sekali bukan. Tapi karena aku seorang manipulator.
Aku biasa memakaikan topeng keindahan pada wajah burukku,
mengenakan pakaian sutra emas, meski diriku lebih kotor dari kubangan lumpur.
Kau memang mulia, tapi masih sangat mungkin kau termanipulasi karena
kau toh hanya manusia, hanya wanita biasa, meskipun kau wanita suci.

Wanita Suci…
Serapuh kelopak sang mawar yang disapa badai, seperti itulah saat aku
sendiri terpenjara sepi. Ketika semua t’lah pergi tiada peduli dengan diri ini.
Saat kunikmati hari-hari sepi tiada arti, mencari arti cinta. Saat langkahku
semakin lelah karena duniaku telah mendustakan dan menistakan arti kasih sayang.
Akhirnya aku menemukanmu saat ku bergelut dengan waktu. Kau hadir atas
nama cinta, membawa berjuta cinta dari Sang Maha Pencinta. Dalam tiap
kalimat yang terucap, ada baitnya yang menghujam dan tertanam di hati.
Saat kudengar tutur kata yang terucap, ada damai yang kurasakan.
Bening sinar wajahmu sentuh kalbuku, hilangkan semua pedih dan bimbangku.
Engkaulah yang tetap bersamaku saat ku ragu dan bimbang berpikir bisakah kembali.
Kau yang s’lalu tenangkan badai agar tetap tegar ku berjalan. Ku cinta caramu
mencintai aku, kau buka pintu hatiku. Aku tuliskan rangkaian kata sederhana ini
untuk dirimu yang s’lalu bijaksana. Pencarianku pun usai sudah.

Wanita Suci…
Aku tahu aku takkan bisa menjadi seperti yang engkau minta. Namun selama aku
masih bernyawa aku ‘kan selalu mencoba ‘tuk jadi seperti yang kau minta.
Kau telah menjadi terang dalam gelapku saat ku tersesat dan kau pun juga
menyelamatkan seluruh hidupku. Maka izinkan aku, selama aku masih hidup
di dunia akan kujaga dirimu selayaknya sang putri raja walau ku tahu kau
tak suka karena kau bisa jaga dirimu sendiri. Karena aku bangga bisa
menjadi kenangan, bisa mengenalmu, bisa mencintaimu meskipun ku tahu
dirimu bukan untukku. Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat selalu,
meski ujung penutupmu pun aku tak pernah berani sentuh. Jangan pernah
kalah dengan mimpi dan inginku karena sucimu, indahmu kau pertaruhkan.
Mungkin kau tak peduli, tapi kau akan jadi wanita biasa, tak lebih,
di hadapanku jika kau kalah.

Wanita Suci…
Beri sepenuh diri pada dirinya, sang lelaki suci yang dengan sepenuh hati
bawa dirimu pada Sang Maha Pencinta. Untuknya dirimu ada, itu kata otakku,
terukir dalam kitab suci, tak perlu dipikir lagi. Tunggu sang lelaki suci datang
menjemputmu dalam rangkaian khitbah dan akad. Atau kejar sang lelaki suci,
itu adalah hakmu, seperti dicontohkan ibunda Khadijah. Jangan ada ragu,
jangan ada malu, semua terukir dalam kitab suci. Bariskan harapmu pada
istikharah sepenuh hati sedalam arti ikhlas. Relakan Allah pilihkan lelaki suci bagimu,
mungkin sekarang atau nanti bahkan mungkin tak ada sampai kau mati.
Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci untuk semua lelaki di alam permainan saat ini.
Mungkin dirimu disiapkan untuk menjadi ‘Ainul Mardiyah bagi lelaki pilihan-Nya.
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu yang kau bangun dengan
kekhusyu’an ibadah.

Wanita Suci…
Pilihan Allah tak selalu seindah inginmu, tapi itulah pilihan-Nya.
Tak ada yang lebih baik dari pilihan Allah, karena Dia Yang Maha Mengetahui.
Mungkin kebaikan itu bukan terletak pada lelaki terpilih itu, melainkan pada
jalan yang telah kau pilih. Seperti kisah seorang wanita suci di masa lalu
yang meminta ke-Islam-an sebagai mahar pernikahannya.
Atau mungkin kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu menerima
keputusan Sang Kekasih tertinggi. Kekasih tempat kita (seharusnya)
memberi semua cinta dan menerima yang tak terhingga dalam tiap detik hidup kita.

Wanita Suci…
Engkaulah madrasah pendidik generasi, tempat bersemai mujahid-mujahid
pengganti peluh serta darah yang telah tertumpah di hamparan bumi Islam tercinta ini.
Dirimu adalah penentram jiwa yang gundah di kala ujian dan goda datang menimpa.
Kaulah peneguh hati nan dilanda sunyi, senyummu penyejuk sanubari.
===

February 27, 2008

Kue Pernikahan

Filed under: Artikel

nih, gw dapet dari milis, pas di baca wow…

coba baca deh!! semoga berguna!!!!

Kue Pernikahan
 

Bahan :

1 pria sehat,
1 wanita sehat,
100% Komitmen,
2 pasang restu orang tua,
1 botol kasih sayang murni.

Bumbu :

1 balok besar humor,
25 gr rekreasi,
1 bungkus doa,
2 sendok teh telpon-telponan,
5 kali ibadah/hari

Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang.

Tips:

- Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan seimbang.
- Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT IBADAH, walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)
- Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
- Gunakan Kasih sayang cap "DAKWAH" yang telah mendapatkan penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.

Cara Memasak:

- Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa niat yang murni.
- Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua secara merata.
- Masukkan niat yang murni kedalam loyang dan panggang dengan api merata sekitar 30 menit di depan penghulu.
- Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan bumbunya.
- Kue siap dinikmati.

Catatan:

Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enak dinikmati dalam keadaan hangat.

Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven bermerek "Tempat Ibadah".

Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan bila berjauhan.

Selamat mencoba, dijamin semuanya halal koq!
 

Filter ComboBox

Filed under: Java

waduh, ternyata combobox itu bisa di input ya? biar kerja lebih cepat! kan biasanya gw buat combobox itu di disable, jadi kalo data di dalam combo itu banyak bgt kan BT nyarinya ke bawah! emoticon
nah, akhirnya jd kepengen tuh nayri yang gitu! awalnya cari sama mbah google, lama bgt tapi dapet juga sh an seneng bgt! tanya sama teman ternyata blom ada yg bisa. kirain dg ilmu segitu gw udah lumayan! eh ternyata teman yg jauh lebih expert an bisa d bilang suhu dalam kelompok belajar malah udah bisa dari kapan tau! emoticon BT jadinya.

intinya ilmu itu banyak bgt ya! pengalaman orang juga lebih banyak!! hehehe…

ngomong mulu, nih contaoh programnya :

combo 

/*
* AutoCompletion.java
*
* Created on November 29, 2007, 8:06 AM
*
*/
import java.awt.event.*;
import java.beans.PropertyChangeEvent;
import java.beans.PropertyChangeListener;
import javax.swing.*;
import javax.swing.text.*;

/* This work is hereby released into the Public Domain.
* To view a copy of the public domain dedication, visit
* http://creativecommons.org/licenses/publicdomain/
*/
public class AutoCompletion extends PlainDocument {
JComboBox comboBox;
ComboBoxModel model;
JTextComponent editor;
// flag to indicate if setSelectedItem has been called
// subsequent calls to remove/insertString should be ignored
boolean selecting=false;
boolean hidePopupOnFocusLoss;
boolean hitBackspace=false;
boolean hitBackspaceOnSelection;

KeyListener editorKeyListener;
FocusListener editorFocusListener;

public AutoCompletion(final JComboBox comboBox) {
this.comboBox = comboBox;
model = comboBox.getModel();
comboBox.addActionListener(new ActionListener() {
public void actionPerformed(ActionEvent e) {
if (!selecting) highlightCompletedText(0);
}
});
comboBox.addPropertyChangeListener(new PropertyChangeListener() {
public void propertyChange(PropertyChangeEvent e) {
if (e.getPropertyName().equals(”editor”)) configureEditor((ComboBoxEditor) e.getNewValue());
if (e.getPropertyName().equals(”model”)) model = (ComboBoxModel) e.getNewValue();
}
});
editorKeyListener = new KeyAdapter() {
public void keyPressed(KeyEvent e) {
if (comboBox.isDisplayable()) comboBox.setPopupVisible(true);
hitBackspace=false;
switch (e.getKeyCode()) {
// determine if the pressed key is backspace (needed by the remove method)
case KeyEvent.VK_BACK_SPACE : hitBackspace=true;
hitBackspaceOnSelection=editor.getSelectionStart()!=editor.getSelectionEnd();
break;
// ignore delete key
case KeyEvent.VK_DELETE : e.consume();
comboBox.getToolkit().beep();
break;
}
}
};
// Bug 5100422 on Java 1.5: Editable JComboBox won’t hide popup when tabbing out
hidePopupOnFocusLoss=System.getProperty(”java.version”).startsWith(”1.5?);
// Highlight whole text when gaining focus
editorFocusListener = new FocusAdapter() {
public void focusGained(FocusEvent e) {
highlightCompletedText(0);
}
public void focusLost(FocusEvent e) {
// Workaround for Bug 5100422 - Hide Popup on focus loss
if (hidePopupOnFocusLoss) comboBox.setPopupVisible(false);
}
};
configureEditor(comboBox.getEditor());
// Handle initially selected object
Object selected = comboBox.getSelectedItem();
if (selected!=null) setText(selected.toString());
highlightCompletedText(0);
}

public static void enable(JComboBox comboBox) {
// has to be editable
comboBox.setEditable(true);
// change the editor’s document
new AutoCompletion(comboBox);
}

void configureEditor(ComboBoxEditor newEditor) {
if (editor != null) {
editor.removeKeyListener(editorKeyListener);
editor.removeFocusListener(editorFocusListener);
}

if (newEditor != null) {
editor = (JTextComponent) newEditor.getEditorComponent();
editor.addKeyListener(editorKeyListener);
editor.addFocusListener(editorFocusListener);
editor.setDocument(this);
}
}

public void remove(int offs, int len) throws BadLocationException {
// return immediately when selecting an item
if (selecting) return;
if (hitBackspace) {
// user hit backspace => move the selection backwards
// old item keeps being selected
if (offs>0) {
if (hitBackspaceOnSelection) offs–;
} else {
// User hit backspace with the cursor positioned on the start => beep
comboBox.getToolkit().beep(); // when available use: UIManager.getLookAndFeel().provideErrorFeedback(comboBox);
}
highlightCompletedText(offs);
} else {
super.remove(offs, len);
}
}

public void insertString(int offs, String str, AttributeSet a) throws BadLocationException {
// return immediately when selecting an item
if (selecting) return;
// insert the string into the document
super.insertString(offs, str, a);
// lookup and select a matching item
Object item = lookupItem(getText(0, getLength()));
if (item != null) {
setSelectedItem(item);
} else {
// keep old item selected if there is no match
item = comboBox.getSelectedItem();
// imitate no insert (later on offs will be incremented by str.length(): selection won’t move forward)
offs = offs-str.length();
// provide feedback to the user that his input has been received but can not be accepted
comboBox.getToolkit().beep(); // when available use: UIManager.getLookAndFeel().provideErrorFeedback(comboBox);
}
setText(item.toString());
// select the completed part
highlightCompletedText(offs+str.length());
}

private void setText(String text) {
try {
// remove all text and insert the completed string
super.remove(0, getLength());
super.insertString(0, text, null);
} catch (BadLocationException e) {
throw new RuntimeException(e.toString());
}
}

private void highlightCompletedText(int start) {
editor.setCaretPosition(getLength());
editor.moveCaretPosition(start);
}

private void setSelectedItem(Object item) {
selecting = true;
model.setSelectedItem(item);
selecting = false;
}

private Object lookupItem(String pattern) {
Object selectedItem = model.getSelectedItem();
// only search for a different item if the currently selected does not match
if (selectedItem != null && startsWithIgnoreCase(selectedItem.toString(), pattern)) {
return selectedItem;
} else {
// iterate over all items
for (int i=0, n=model.getSize(); i < n; i++) {
Object currentItem = model.getElementAt(i);
// current item starts with the pattern?
if (currentItem != null && startsWithIgnoreCase(currentItem.toString(), pattern)) {
return currentItem;
}
}
}
// no item starts with the pattern => return null
return null;
}

// checks if str1 starts with str2 - ignores case
private boolean startsWithIgnoreCase(String str1, String str2) {
return str1.toUpperCase().startsWith(str2.toUpperCase());
}

private static void createAndShowGUI() {
// the combo box (add/modify items if you like to)
final JComboBox comboBox = new JComboBox(new Object[] {”Ester”, “Jordi”, “Jordina”, “Jorge”,"Ohio","Oregon", “Sergi”});
enable(comboBox);

// create and show a window containing the combo box
final JFrame frame = new JFrame();
frame.setDefaultCloseOperation(3);
frame.getContentPane().add(comboBox);
frame.pack(); frame.setVisible(true);
}

public static void main(String[] args) {
javax.swing.SwingUtilities.invokeLater(new Runnable() {
public void run() {
createAndShowGUI();
}
});
}
}
 

waduh.. panjang bgt ya?

jd pusing liatnya! maklum boleh dpt dari orang! hehehe

oya, gw juga lg nyari versi javascriptnya nh! kalo teman-taman ada boleh dong di share!

sebenernya sih udah dapet, tapi bentuk framework gitu! males ngobrak-abriknya! hehehe thx ya u/ yg mau share!!! emoticon 

buat laporan dengan HTML?

Filed under: PHP

waduh, di tempat kerja gw d haruskan pake PHP! (padahal waktu kuliah belajar PHP gw ga pernah ngerti.. emoticon nertinya cuma HTML itu juga ga di perdalamin!! emoticon) biasa manusia klo udah tuntutan pasti usahanya keras dan alhamdulillah jd jatuh hati nih ke PHP!!hehehe..

mentok waktu di suruh buat laporan! maunya kaya crystal report, ternyata ga ada! jd pake HTML aja deh!! emoticon

masih aja ada masalah, walaupun boleh tanpa tombol print yaitu pake File -> Print.. tapi gw kurang puas dengan itu! emoticon

tanya-tanya temen an konsultasi sama mbah google ternyata dapet juga dengan ga habis 1 hari! emoticon

ni codingnya :

Buat tombolnya printnya di halamn preview report

<input type="button" name="btn_cetak" onClick="cetak(<?php echo $param;?>)" value="Cetak">

Buat script javascript diantara tag<head></head>

<script language="javascript">
function cetak(param){
window.open("cetak.php?param="+param,"cetak","width=500,heigth=500,scrollbars=1")
}
</script>

Di cetak php
<body onload="window.print()">
<?php
$param=$_GET[’param’];
$sql="select ….. from … where field=’$param’";
//buat tampa button
?>
</body>

Sehingga jika cetak.php diload maka akan langsung muncul dialog priint

eh, itu dapet dari orang!(bukan gw yg buat) ini cuma media penyampaian aja.. (semoga membantu) maklum blom menguasai (masih ngeja nih) emoticon

tapi itu gw juga masih blom puas!! karena bisa ngeliat hasilnya kalo udah di print aja! ok akhirnya cari-cari lagi dan mbah google sangat amat baik ngasih gw script seprti ini :

<html>
<head>
<title>Tes</title>

<style type="text/css">
@media print {
input.noPrint { display: none; }
}
</style>

</head>
<body>

<?php
class orang {
var $nama = ‘Nyoba Print’;
var $tinggal = ‘Di HTML’;
}
$new_plesh=new orang();
echo "Tugas saya adalah ".$new_plesh->nama;
echo "<br>";
echo "Tinggal di :".$new_plesh->tinggal;

?>
<form><input class="noPrint" type="button" value="Print" onclick="window.print()"></form>

</body>
</html>

dengan itu gw baru berasa puas!

pertamanya sih tombol printnya pun ikut ke print, tapi pas pake css itu selesai juga 1 masalah gw! alhamdulillah

thx ya Allah…

nb : semoga berguna 

programming??

Filed under: Programming

"bahasa program? apa sih? kok bahasanya susah banget d ngerti ya?"

itulah pertanyan-pertanyaan yg awal muncul d kepala gw saat awal ngambil kuliah jurusan IT!!

gw kira IT itu cuma hardware + internet an jaringan aja!! emoticon hahaha..

ternyata ga gitu ya??

 waktu itu karena ga nerti + gaptek makanya ngambil jurusan IT! eh ternyata malah tambah banyak tanda tanya d sana?

 

ok itu curhatan masa lalu aja!

di blog ini gw mau sedikit share ilmu bahasa pemrograman yang udah gw dapet secara bayar (kuliah), setengah bayar (hasil kerjasama "mbah googe") an gratis (dari teman yg berbaik hati mau ngajarin) hehehe!!!

 semoga berguna untuk yg membaca!!

amin…. 

coba coba

Filed under: Life

hahahaha…

akhirnya bisa juga buat blog di sini, setelah brapa lama coba-coba gagal terus!! emoticon  ini juga krn lg ga ada kerjaan buatnya!!! emoticon

nih tulisan pertama dari gw yg ga pernah bisa untuk nulis…hehehe…

so…

maaf ya kalo2 ga berkesan pas ngunjungin blog gw ini!!

kan ada yang bilang "gw hanya manusia biasa karena sempurna hanya milik Allah SWT";

ok, segini dulu dh tulisannya!!  emoticon

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main